Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

[Kompilasi Komik] PERMEN

Gambar
Bukan. Bukan Holy Mother. Kalian yang ngikutin postingan gue tentang Akiyoshi- sensei (gaada yang ngikutin woy, pede amat lu) pasti bertanya-tanya dimana review Holy Mother yang twist -nya edan abis itu. Nggak, gue nggak nge- post itu review di situs lain. Dan ya, gue belum selesai nge- review Holy Mother. Hehe. Bukan, bukan karena gue belum selesai baca bukunya—gue udah namatin ketiga buku sensei Januari lalu—, bukan juga karena gue nggak bisa nulis apa-apa saking “bengong”-nya. Jujur aja, gue udah pernah baca yang lebih twisted , tapi emang Holy Mother rapi banget, sih. Banget. B A N G E T. So , alesan gue belum selesai buat review Holy Mother adalah; gue kekurangan waktu. Liburan semester gue cuma sampai Januari, men. Itu, singkat, banget. Dan karena gue selesaiin bukunya akhir Januari, otomatis gue pun menunda review karena kesibukan kuliah, menunda lagi, ah ada waktu luang —nulis dikit, nunda lagi, kemudian April pun tiba dan review yang gue tulis bahka

[Novel] Girls in the Dark

Gambar
Girls in the Dark. Banyak reviewers Goodreads bilang twist -nya jauh lebih ‘wah’ dari novel Akiyoshi- sensei yang gw baca sebelumnya; The Dead Returns. Membaca The Dead Returns lebih dulu sebagai perkenalan akan pola cerita Akiyoshi- sensei memang pilihan tepat. Girls in the Dark jadi tidak begitu mengejutkan, plus twist -nya nggak terlalu bikin syok. Tapi tetep, Akiyoshi- sensei adalah salah satu trickster dengan karya-karya terbaik yang pernah gw baca. Apa yang ingin disampaikan oleh gadis itu? Gadis itu mati. Ketua Klub Sastra, Shiraishi Itsumi, mati. Di tangannya ada setangkai bunga lily. Pembunuhan? Bunuh diri? Tidak ada yang tahu. Satu dari enam gadis anggota klub Sastra digosipkan sebagai pembunuh gadis cantik berkarisma itu. Seminggu sesudahnya, Klub Sastra mengadakan pertemuan. Mereka ingin mengenang mantan ketua mereka dengan sebuah cerita pendek. Namun ternyata, cerita pendek yang meteka buat adalah analisis masing-masing tentang sia